Cara mengakses sensor suara menggunakan Arduino Uno

Penjelasan Singkat

Sensor suara merupakan sensor yang mensensing besaran suara untuk diubah menjadi besaran listrik. Sensor ini bekerja berdasarkan besar kecilnya kekuatan gelombang suara yang diterima.

Dimana gelombang suara tersebut mengenai membran sensor, yang menyebabkan bergeraknya membran sensor yang memiliki kumparan kecil sehingga menghasilkan besaran listrik.

Kecepatan bergeraknya kumparan kecil tersebut menentukan kuat lemahnya gelombang listrik yang akan dihasilkan.

Salah satu contoh komponen yang termasuk dalam sensor ini adalah condeser microphone atau mic.

Bentuk fisik dari condeser mic yaitu berbentuk bulat dan memiliki kaki dua, dapat dilihat seperti gambar dibawah ini

Condeser Sensor Suara

Prinsip Kerja Condeser

Condenser mic bekerja berdasarkan diafragma atau susunan backplate yang harus tercatu oleh listrik membentuk sound-sensitive capacitor.

Gelombang suara yang masuk ke microphone akan menggetarkan komponen diafragma ini.

Letak dari diafragma ditempatkan di depan sebuah backplate. Susunan dari elemen ini membentuk sebuah kapasitor yang biasa disebut juga kondenser.

Kapasitor memiliki kemampuan untuk menyimpan muatan maupun tegangan.

Ketika elemen tersebut terisi dengan muatan, medan listrik akan terbentuk di antara diafragma dan backplate, yang dimana besarnya itu proporsional terhadap ruang yang terbentuk diantaranya.

Variasi akan lebar space antara diafragma dengan backplate terjadi dikarenakan adanya pergerakan diafragma relatif terhadap backplate yang disebabkan oleh adanya tekanan suara yang mengenai diafragma.

Hal ini akan menghasilkan sinyal elektrik dari gelombang suara yang masuk ke condenser microphone.

Skema dari Condeser Microphone

Skema dari Condeser Microphone

Karakteristik dari Condeser Mic

  • Susunannya lebih kompleks dibanding dengan jenis microphone lainnya seperti dibanding dengan dynamic Microphone
  • Pada frekuensi tinggi, akan menghasilkan suara yang lebih halus dan natural, serta sensitivitas yang lebih tinggi
  • Mudah akan mencapai respon frekuensi flat dan memiliki range frekuensi yang lebih luas
  • Ukurannya lebih kecil dibanding dengan jenis tipe mikrophone lainnya

Pada pasaran sudah dijual sensor suara menggunakan condeser mic ini dalam bentuk modul, sehingga mudah dan praktis dalam penggunaannya.

Modul Sensor Suara

Modul Sensor Suara

Spesifikasi dari modul sensor suara antara lain

  • Sensitivitas dapat diatur (pengaturan manual pada potensiometer)
  • Condeser yang digunakan memiliki sensitivitas yang tinggi
  • Tegangan kerja antara 3.3V – 5V
  • Terdapat 2 pin keluaran yaitu tegangan analog dan Digital output
  • Sudah terdapat lubang baut untuk instalasi
  • Sudah terdapat indikator led

Tutorial sensor suara 1 : Pembacaan sinyal Digital output

Bahan yang diperlukan antara lain :

  • Arduino Uno
  • Komputer + Software IDE Arduino
  • Modul Sensor suara
  • Kabel Jumper

Skema yang perlu dirangkaikan

Untuk contoh kode pemrogramannya :

Catatan : setting terlebih dahulu sensitivitas sensor dengan memutarkan potensiometer yang tersedia pada modul.


Tutorial sensor suara 2 : Pembacaan sinyal tegangan analog

Skema yang perlu dirangkaikan

Program atau code

Pada tutorial kedua diatas sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing.

Tutorial pertama tidak bisa mengetahui nilai dari suara yang telah ter-sensing hanya dapat mendeteksi nilai 1 atau 0.

Tutorial kedua dapat mengetahui nilai dari suara yang ter-sensing hanya saja memerlukan pin khusus ADC agar dapat membaca nilai keluaran.

Terimakasih sudah berkunjung, dan semoga bermanfaat. Salam nyebarilmu.com!

>> CMIIW <<

Share this post :

Leave a Reply